Bisnis Masa depan

Just another WordPress.com weblog

Polusi Network Business?

Network marketing memang bisnis yang sangat unik, karena bisnis ini bisa memberikan kesempatan keberhasilan kepada semua orang tanpa memperhatikan latar belakang. inilah yang akhirnya banyak mengakibatkan salah persepsi. sehingga berbondong-bondong orang bergabung di bisnis ini dan karena dari awal di dalam pola pikir (mindset) mereka tertanam bahwa semua orang pasti bisa, maka tidak usah belajar bisnisnya, tak perlu berpengalaman, tak perlu menjadi profesional, dan lain sebagainya, yang terpenting adalah mengajak orang sebanyak-banyaknya untuk bergabung, pasti bisa sukses.

Pola pikir inilah yang akhirnya bisa membunuh bisnis orang itu sendiri dalam kurun waktu kurang lebih dari 6 bulan semenjak orang tersebut menjalankan usaha ini. Salah persepsi inilah yang membuat  95% orang yang bergabung di network marketing tidak memiliki pondasi teknik berbisnis yang efektif ataupun mampu mempraktekan bisnis secara bagus dan profesional.

Perlu diketahui, konsep teknik penjualan (marketing) selalu berubah seiring perubahan jaman, sehingga teknik penjualan di tahun 1984 tidak akan bisa bekerja efektif saat ini. Network marketing tidak seharusnya menjadi susah, menggunakan teknik yang salah itulah yang membuat bisnis ini menjadi susah.

Beberapa Prinsip yang salah yang telah di gembor-gemborkan para networker, termasuk saya dulu adalah

1# : Setiap orang adalah Prospek Anda!,

Pernyataan di atas hampir sama dengan “setiap orang menginginkan bisnis ini, hanya saja mereka belum tahu!

Ada sebuah artikel network marketing yang menyatakan bahwa ” Anda percaya saja jika setiap orang adalah prospek anda”

Penulis artikel percaya bahwa dengan banyak praktek, ketika ada masalah biarkan saja.

Justru, karena kebohongan inilah, orang menjadi salah penafsiran dengan berbicara ke setiap orang yang dijumpai. dan akhirnya setiap orang mencoba teknik ini sebagai teknik perekrutan yang efektif, melakukan prospek ke pelayan toko, pekerja pompa Bensin, orang yang lalu lalang di mal-mal,tukang pos yang lagi ngantar surat, dan lain-lain.

Cara-cara ini telah merusak reputasi industri ini sehingga terlalu sulit untuk diperbaiki. keadaan inilah yang merusak image profesionalisme usaha ini dan parahnya malah membuat para networker semakin sulit untuk mensponsori orang baru

Satu pelajaran penting yang bisa di ambil adalah tidak setiap orang menginginkan memiliki usaha sendiri, kontras dengan apa yang sering kita bicarakan, karena aktualnya ada juga sebagian orang yang memang 100% mencurahkan hidupnya sebagai pekerja dan sama sekali tidak ada keinginan untuk merubah keadaannya tersebut.

Ada sebagian orang begitu mencintai pekerjaannya walau apapun yang akan terjadi dengan kehidupan financialnya dan dia tetap suka dengan kondisi tersebut.

Bahkan ada juga orang yang begitu antipati terhadap network marketing dan sama sekali tidak mau mendengar sedikitpun tentang hal-hal yang menyangkut network marketing di dalam hidupnya, ada sebagian orang yang beranggapan banyak uang akan semakin menambah masalah dalam hidupnya, ada juga sebagian orang yang sudah memiliki cukup uang dan tidak lagi menginginkan yang lain, ada sebagian orang yang memang tidak mau memikirkan hal duniawi lagi.

Tidak mengapa, Anda tidak perlu pusing memikirkan kenapa mereka bisa seperti itu.

Apapun masalahnya, anda tidak perlu mendorong mereka untuk bergabung di bisnis ini. Karena hal itu hanya akan membuang waktu dan tenaga anda saja.

Jadi perhatikan ini baik-baik:

Tidak ada seorangpun yang akan membeli waktu anda sampai mereka betul-betul menunjukkan ketertarikan dengan apa yang anda tawarkan dan akhirnya mereka mau menanyakan lebih banyak informasi kepada anda.

Saya tidak perduli betapa bagusnya anda memandang tinggi SP seseorang (SP=Skala Prioritas) bahkan anda membayangkan andaikan saja dia mau menjalankan bisnis ini bersama dengan anda.

Hal itu saja tidak akan cukup untuk membuat seseorang bisa mengawali bisnisnya, sampai mereka sendiri mau untuk keluar sendiri guna mencari informasi bagaimana menjalankan bisnis ini. Jika anda bertemu dengan orang seperti ini, merekai ini hanyalah sekedar penonton, bukan pemain dalam sebuah permainan.

Yakinlah, seseorang yang memiliki people skill (kepandaian untuk berhubungan dengan orang lain) bukan berarti dia adalah prospek yang bagus untuk anda.

ketika seseorang sudah mempercayai sesuatu, perlu waktu tahunan untuk merubahnya. jadi hanya membuang waktu anda saja untuk meyakinkan seseorang yang tidak sependapat dengan anda agar bisa sepaham dengan anda.

Sebagai business owner, pekerjaan anda bukan untuk merubah setiap orang. Tetapi  pekerjaan anda adalah bagaimana supaya bisa memperoleh secara hasil maksimal dari waktu dan usaha yang sudah anda keluarkan.

Terus kalau begitu kita khan mesti bicara bisnis ini dengan setiap orang di setiap kesempatan dong?

Ya, ketika anda melakukannya, itu akan menghasilkan beberapa efek;

Pertama, image bisnis ini akan menjadi nomor dua. kedua, pandangan orang-orang baru yang sudah anda kenalkan kepada bisnis ini akan menganggap bahwa bisnis ini menuntut mereka pada saat sudah bergabung kalau mau sukses harus rela mengejar-ngejar orang asing yang belum di kenal juga untuk bergabung seperti saat mereka diprospek.

Kira-kira siapa yang mau dengan hal seperti ini? otomatis makin sedikitlah peluang anda untuk mendapatkan orang baru.

Anda mesti ketahui, taktik marketing seperti ini tidak profesional, siapa yang akan mau menjalankan bisnis seperti itu?

Contohnya

Apakah seorang dokter gigi akan pergi berkeliling untuk prospek setiap orang yang ditemuinya? Sambil bertanya “Apakah anda memiliki masalah gigi untuk bisa saya periksa?” meskipun pastinya akan ada yang mau periksa, tetapi mereka bisa saja tidak serius saat menjalaninya.

kenapa? karena siapa yang pertama menemukan itu terpenting.

artinya selama proses menemukan, anda telah mengalami kegagalan.

kenapa mesti menghabiskan energi dan waktu anda dengan orang-orang yang berbeda pandangan dan mengacuhkan kesempatan yang anda tawarkan?

kenapa anda tidak memikirkan jutaan orang yang sesungguhnya sedang menginginkan untuk memulai bisnis ini?

seseorang yang akan menjadi perhatian anda adalah seseorang yang punya inisiatif dan mau berusaha untuk mencari tahu bagaimana melakukan bisnis ini dengan benar. mereka inilah prospek bisnis anda.

Terus bagaimana caranya untuk mendapatkan mereka ini?

Lakukanlah proses prospekting yang benar, jalin hubungan dengan orang-orang baru. Prospecting tidaklah sama dengan prospek.

Jadi bedakanlah proses prospecting anda dengan proses prospek anda.

Bukankah sungguh menyenangkan bagi anda apabila anda berkenalan dengan orang baru tanpa terbebani oleh masalah bisnis, tapi murni hanya untuk menjalin hubungan (konsep prospecting).

Bagaimana caranya? Baca buku saya sampai selesai di http://www.netm.wordpress.com, saya kupas lebih detail semua kesalahan para networker dunia termasuk di Indonesia (termasuk saya juga) di dalam buku tersebut. Gratis untuk anda.

Prinsip-prinsip berikutnya dapatkan segera di buku saya.

Intinya,

Belajarlah dari kesalahan diri anda sendiri untuk perbaikan masa depan anda.

Belajar dari kesalahan orang lain lebih berharga dibanding anda melakukan kesalahan yang sama.

Sukses dahsyat !

Hadi

Maret 31, 2009 - Posted by | Fakta bisnis

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: