Bisnis Masa depan

Just another WordPress.com weblog

Apakah maksud sebenarnya Network Marketing ?

Banyak orang berpandangan negatif terlebih dulu tentang konsep MLM (network marketing) karena mereka belum mengetahui konsep MLM yang sebenarnya.

Di sini, saya akan mencoba menjelaskan konsep Network Marketing atau MLM yang sesungguhnya.

Konsep MLM (network marketing) adalah “direct selling” atau lebih dikenal sebagai penjualan langsung dengan mengandalkan jaringan pemakai atau penjual.

Berikut perbandingan antara konsep bisnis konvensional dan bisnis direct selling “network marketing”

Bisnis Konvensional

Kita sudah sama-sama mengerti jika keberhasilan semua bisnis, ditentukan oleh besarnya tingkat penjualan.

seorang dokter menjual dikatakan sukses karirnya jika ia berhasil menjual jasa profesionalnya dalam pengobatan, begitu pula pabrik elektronika bisa lebih maju jika penjualan barang produksi elektronik-nya makin tinggi, dll.

Berbicara tentang jaringan, hanya perusahaan yang betul-betul mempunyai visi besar untuk memperluas bisnisnya saja yang biasanya akan membuka jaringan distributor di berbagai lokasi untuk memperluas bidang usahanya.

Semakin banyak jaringan distributor di berbagai daerah, perusahaan akan semakin dekat dengan konsumen. Jadi secara otomatis perusahaan makin cepat berkembang, contohnya jaringan distributor Indofood, Astra Honda, Bank, dll.

konvensional

Semakin banyak jaringan distributor di berbagai daerah, konsumen akan semakin dipermudah.

Perlu anda ketahui, beaya distribusi konvensional ternyata sangat tinggi. menurut statistik biaya distribusi rata-rata perusahaan berskala besar bisa mencapai 60 – 80 %. Dan semua beban beaya ini dikenakan pada harga produk-produk tersebut di tingkat konsumen.

Jadi selama ini, saat anda beli barang-barang di pasar atau supermarket, anda secara tidak langsung telah menyetor uang yang anda belanjakan kepada distributor-distributor konvensional ini.

Jadi, kalau begitu, untung sekali menjadi distributor,ya?

Pertanyaanya, jika kita ingin menjadi seorang distributor di bisnis konvensional bisa nggak ya?

Bisa, tetapi siapkan diri anda dengan Berapa modal yang mesti anda persiapkan untuk menyediakan tempat, pekerja dan produknya?

Punyakah relasi orang penting di bisnis yang akan anda dirikan?

Kesimpulannya, tidak semua orang sanggup menjalaninya.

Bisnis Network Marketing “Direct Selling”

Jaman sudah berubah, konsep distributor konvensional yang cenderung hanya untuk orang-orang tertentu ternyata bisa kita lakukan dengan biaya yang sangat murah dan semua orang dengan berbagai latar belakang bisa menjalaninya sebagai distributor langsung.

Di bisnis “Direct Selling” terjadi pemangkasan biaya pada distributor-distributor konvensional.

Semua produk pabrik langsung disalurkan ke distributor langsung untuk konsumen, tanpa melewati jalur distributor seperti di tingkat konvensional sehingga dengan harga produk yang sama di tingkat konsumen, semua keuntungan pemotongan distribusi konvensional di ubah dalam bentuk bonus, reward-reward mewah.

Menurut prediksi para pakar ekonom dunia seperti Donald Trump, Robert T Kiyosaki, Paul Zane Pillzer, etc bisnis Network Marketing akan menjadi tren bisnis di tahun 2010, semua perusahaan akan melirik konsep bisnis ini untuk bisa tetap bertahan.

direct-sell

Pertanyaanya, bisakah kita menjadi distributor langsung?

Bisa, karena bisnis ini tidak melihat latar belakang anda.

Anda tidak perlu modal besar dan tidak perlu relasi orang-orang penting

Anda tidak perlu sewa tempat dan memikirkan pegawai.

Dengan konsep Personal Franchise, Distributor dengan konsep personal bisa anda jalankan dengan mudah.

Bahkan hasil yang anda dapatkan, bisa melampaui penghasilan distributor konvensional.

Jadi, semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk sukses.

Pertanyaan berikutnya, perusahaan Network Marketing seperti apa yang bisa menjamin kesuksesan financial anda?


Tidak semua perusahaan Network Marketing bisa menjamin kesuksesan anda, ada persyaratan-persyaratan tertentu yang mesti anda pertimbangkan masak-masak sebelum memutuskan untuk bergabung di bisnis ini.


Jawaban lebih lengkapnya ada di posting saya berikutnya.

Januari 28, 2009 - Posted by | Fakta bisnis

2 Komentar »

  1. hmmm…
    mending MLM pahala aja deh… ;-)

    Komentar oleh oRiDo™ | Januari 29, 2009 | Balas

    • Banyak sektor kehidupan, sudah di MLM-kan lho ! dari pengajian-2, bisnis, pendidikan,bahkan ada partai politik besar di indonesia yang pakek konsep direct selling untuk menarik massa. BTW, kadang secara nggak sadar kita-pun sering ber MLM ria ketika menyampaikan berita tentang film-2,buku-2 bagus ke kawan-2 kita.

      Komentar oleh syaifuri | Januari 31, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: